Jumat, 18 Januari 2008

Ketika sulit berbicara.kondisi menangisi
Hanya dengan satu glamoritas
Kau benam kan wajahmu
Pada kubangan darah dan nanah

Dan kau peras darahmu

Hanya dengan satu glamoritas

Apa yang engkau minta sobat

Dan kau selalu berhujat harta
Harta,harta,harta
Apa yang kau mau kawan
Apalah arti itu semua?

Hanya mereka yang menaifkan
Kata dan sepokkan sayap kenistaan
Kau persembahkan segala daya upaya

dan sungguhkah semua buah keletihan
serta cucuran keringat berdarah-darah

semua itu hanya kau persujudkan

pada prestis yang kau agungkan
Sayang kau kini terlupakan
Terbutakan atas materi dan tak tabu

Indahnya kebersamaan dan kasih sayang

Dan kau, Selalu berdesis diantara lambaian angin berdesir
Gengsi,Prestis,Glamoritas
Baah.Bosan aku mendengarmu
Kini lebih baik kuakhiri saja coreeeetan ini.........
"Untuk orang terkasih yang ku ingat kematiannya"


Tidak ada komentar: